Langsung ke konten utama

Education from Eksperience

Stop Membanding-bandingkan Kehidupanmu dengan Kehidupan Orang Lain

     Suami kerja bertahun-tahun tapi gak punya apa-apa atau tidak kerja lalu mau jadi apa nanti ?!!!..  Hal yg sering terdengar dari orang-orang yg merasa paling pintar mengatur keuangan rumah tangga dan sudah bisa memiliki segalanya setelah menikah.  Kalau memang gak bisa punya apa-apa sampai usia pernikahan puluhan tahun terus kenapa  ?..  Ada yang menikah/kawin tetapi tidak bertahan lama lalu berpisah dan hidup sendiri. Ada yang belum menikah menikmati hidup sukses tapi masa tua/sakitnya tidak ada yang mengurus/investasi anak2 tidak ada. .  Ada yang sudah menikah, sukses, punya uang tapi tidak bisa memberikan yang pantas kepada orang tua/saudara-saudarinya. Ada yang menikah/punya anak namun tidak direstui orang tua. Ada yang direstui tapi tidak sepaham, tidak sehati, ditolak dengan ipar perempuan/laki2. Dan lain sebagainya.        Jangan pukul rata pencapaianmu dengan orang lain dimana kamu ketika menikah sudah memiliki sega...

Alat Permainan Educatif PAUD

Alat Permainan Edukatif  (APE)
Dari Bahan Bekas Pakai

Yang ada disekitar kita.

 

        Alat Permainan Edikatif adalah Sarana/peralatan bermain yang mengandung nilai pendidikan dan dapat mengembangkan seluruh kemapuan anak. Dikutip dari Direktorat PAUD Depdiknas tahun 2003.

Sebagai guru pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yaitu pendidikan non formal, seringkali kita tidak memahami bagaimana menjelaskan Tema-Sub tema pembelajaran yang ada kepada Peserta Didik kita. 

Melalui bermain sambil belajar. Kira-kira Alat Permainan Edukatif seperti apa yang akan kita gunakan tetapi juga dapat memenuhi 6 Aspek Perkembangan bagi peserta didik yang ada dilembaga PAUD kita masing-masing. Kadang kita berpikir bahwa alat permainan itu harus selalu yang bagus-bagus, mahal, dan memang harus dibeli, apalagi kita ingin kelihatannya seperti lembaga PAUD lain yang APE nya harus mewah. Wah, bagaimana dengan lembaga PAUD yang dana operasionalnya saja tidak ada ?... gaji buat guru-guru pun kadang-kadang ada kadang-kadang juga tidak ada. Mari kita belajar bersama bahwa APE tidak selalu harus yang mahal dan bagus-bagus.

Beberapa limbah atau barang bekas yang dapat dimanfaat, dalam hal ini sebagai bahan pembuatan APE, antara lain :

1. Berbahan Kertas

Bahan bekas berbahan kertas merupakan sampah organik yang dapat didaur ulang menjadi bahan baru. Banyak limbah kertas yang dapat dimanfaatkan untuk bahan pembuatan APE. Hampir semua limbah kertas aman untuk digunakan lagi. Limbah kertas yang dapat dimanfaatkan antara lain :

      Koran

      Majalah

      Kardus

2. Berbahan Plastik

Plastik merupakan bahan bekas anorganik yang tidak dapat didaur ulang dan cenderung merusak alam jika dibiarkan. Tidak semua limbah plastik aman, karenanya guru harus pandai2 memilah ketika akan memanfaatkan limbah plastik. Limbah plastik yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan APE antara lain :

      Gelas dan/atau botol bekas minuman

      Fiber

      Tutup botol

      Dan palstik transparan lainnya

3. Berbahan Kaleng atau Seng

Seng dan kaleng merupakan bahan bekas yang berbahaya bagi keamanan anak karena sifatnya yang tajam. Namun beberapa diantara dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan APE, yaitu :



      Tutup botol

      Bekas kaleng kemasan

4. Berbahan Besi atau Alumunium

Tidak semua besi dapat dimanfaatkan. Yang menjadi catatan, besi dapat digunakan jika tanpa karat.

5. Berbahan Alami

Bahan bekas alami merupakan limbah alam yang tidak dapat dipakai untuk produksi komersil lagi. Bahan bekas alam banyak macamnya yang di Indonesia ini masih mudah untuk didapatkan. Limbah alam yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan APE adlah :


      Kayu, seperti batang, ranting, daun, akar, hingga ke kulit kayunya, kemudian daun, buah, dan bunga.

      Batu, seperti koral, kerikil, pasir, kerang hingga tanah

      Bambu, baik utuh maupun belahan.


Berikut 6 Aspek Perkembangan yaitu :

1.     1.  Norma Agama dan Moral (NAM) = Kemampuan untuk bertumbuh secara Rohani dengan karakter-karakter /kebiasaan yang baik.

2.    2.  Sosial Emosional (Sosem) = Kemampuan berinteksi dan bereaksi dengan orang lain serta situsi/keadaan yang terjadi saat itu.

3.      3Bahasa (Bhs)= Kemampuan berbicara dan mendengar

4.      4Kognitif (Kog)= Pengetahuan

5.      5Motorik= kemapuan menggerakan anggota tubuh yang dimulai dari gerakan-gerakan halus sampai gerakan yang kasar.

6.      6Seni = kemampuan untuk belajar terampil dalam beberapa seni/budaya.

 

        Contoh-contoh pembuatan APE yang saya cantumkan disini semoga dapat membuka wawasan Bpk/Ibu sebagai Guru-guru PAUD,  agar dapat memberikan pengetahuan/pendidikan uang sesuai dengan Visi dan Misi kita dimasing-masing lembaga PAUD.

Jika ingin bertanya terkait judul bacaan diatas, teman-teman silahkan berkomentar dibawah ini. 
Mari kita saling menolong dengan berbagi pengetahuan khususnya bagi Para Penggiat Anak.





Jangan lupa baca juga 
https://storypengalaman.blogspot.com/2020/12/membangun-keluarga-yang-tangguh-puji.html
https://storypengalaman.blogspot.com/2020/12/5-cara-mudah-mengajar-sekolah-minggu_1.html











































Komentar